Victo Glend

panduan dasar keyword research

Panduan Lengkap Keyword Research Bagi Pemula

Keyword research merupakan tahap awal dari proses SEO agar dapat mengoptimalkan mesin pencari seperti Google, Yahoo Search, Bing, Baidu dan sebagainya. Sebagai pengelola situs, tentu Anda berharap agar dapat mendapatkan banyak pengunjung organik setiap harinya tanpa mengeluarkan biaya iklan. Semakin tinggi traffic atau lalu lintas di situs Anda, maka semakin tinggi pula tingkat konversi agar memaksimalkan pendapatan. Di beberapa industri seperti Ecommerce akan sangat mengandalkan SEO sebagai ujung tombak marketing. Hal ini didasari oleh tingginya tingkat persaingan dengan brand-brand ternama seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blanja.com, Blibli, Shopee dan JD.ID.

Dengan banyaknya jumlah pertanyaan atau kueri (query) yang di cari setiap harinya melalui mesin pencari. Tentu merupakan sebuah peluang besar jika kita bisa mengetahui apa yang di inginkan oleh para pengguna internet. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan mengetahui kata kunci yang tepat maka akan semakin tinggi juga kemungkinan situs Anda ditemukan oleh para pengguna internet.

Namun pada kenyataannya tidak cukup dengan hanya mengetahui keyword apa saja yang di cari oleh para pengguna internet. Anda juga harus menentukan target kata kunci, siapa target audiens, intensi kata kunci, hasil yang diharapkan oleh pengguna internet dan terakhir lokasi yang di targetkan.

Panduan Dasar Keyword Research Banner

Apa itu perbedaan antara SEO Keyword dan Query?

Sebelum Anda belajar bagaimana caranya memaksimalkan hasil mesin pencari menggunakan keyword research, Anda perlu mengetahu apa itu perbedaan antara SEO Keyword dan Query.

Apa itu keyword?

Keyword atau Kata kunci merupakan suatu kumpulan kata yang disusun menjadi sebuah frasa yang nantinya akan di jadikan sebagai sorotan utama dalam suatu konten. Sehingga keyword merupakan bagian paling dasar dalam melakukan optimalisasi mesin pencari atau istilah yang sering kita kenal dengan Search Engine Optimization (SEO) agar muncul di hasil pencarian.

Apa itu Search Query?

Search query atau kueri pencairan berhubungan dengan apa yang ingin di cari oleh pengguna internet. Apabila Keyword bertujuan untuk menargetkan kata kunci yang paling sering dicari oleh pengguna internet, sedangkan search query merupakan strategi untuk menentukan pertanyaan apa yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang di inginkan oleh pengguna internet. Sebagai contoh, anggap saja Anda ingin membeli Smartphone (Keyword) maka apa yang mungkin Anda ketik di mesin pencari?

search query

Apa yang ditulis oleh pengguna internet disebut dengan query atau pertanyaan. Kueri pencarian adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat diprediksi oleh para penulis atau marketer, karena pengguna internet bisa saja menulis apapun di mesin pencari sehingga Anda perlu mengetahui kata kunci utama yang di inginkan.

Keyword Research vs Search Query

Seperti yang disebutkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa :

  • Search Query : Apa yang akan ditulis oleh pengguna (users) atau users yang menggunakan query.
  • Keywords Research : Target kata kunci yang berhubungan dengan query atau marketer yang menggunakan keywords.

Penargetan Keyword Berdasarkan Intensi (Keyword Intent)

Langkah pertama menentukan keyword yang tepat adalah dengan mengetahui target audiens berdasarkan keyword intent. Seperti yang kita ketahui bahwa mesin pencari hanyalah sebuah alat yang digunakan untuk menjawab semua pertanyaan pengguna. Maka seorang marketer harus mengetahui intensi atau niat dari pengguna sehingga dapat menampilkan konten yang paling sesuai dengan kata kunci yang tepat. Search Intent adalah tujuan utama atau goal yang ingin dicapai oleh pengguna ketika menulis sebuah pertanyaan query didalam mesin pencari. Umumnya ada empat jenis keyword intent yaitu Informasi, Navigasi, Transaksi dan Investigasi Komersial atau perbandingan.

Kenapa Keyword atau search Intention Sangat Penting?

Gampangnya, kita ingin memuaskan keinginan pengguna yang merupakan nomor #1 Google Goal. Jadi jika Anda ingin sukses membangun SEO konten marketing, maka search intent merupakan salah satu strategi dasar yang harus diperhatikan. Faktanya Google mengumumkan edisi terbaru dari Penilaian Kualitas Pencarian Google sangat terobsesi dengan Intensi Pengguna (User Intent).

google-quality-rater-guidelines-2020-victoglend.com

dan baru-baru ini, Google juga menjelaskan tentang “Bagaimana mesin pencari mendefinisikan ulang Funnel Marketing”.

Bagaimana mesin pencari mendefinisikan ulang Funnel Marketing | Victo Glend

Pertanyaannya, apakah backlink dan beberapa tradisional sinyal Google Ranking sudah tidak penting lagi? Jawabannya MASIH PENTING! karena Keyword research adalah fondasi pada On-page SEO, Search Quary merupakan dasar pembuatan konten yang sesuai dan Search Intent dasar dari target audiens agar konten yang ditampilkan cocok dengan keinginan pengguna.

Artinya jika Anda tidak bisa menyenangkan dan memuaskan intensi pencarian, akibatnya keyword yang Anda optimalisasi tidak akan mendapatkan Ranking. Olehkarena itu, pahamilah beberapa intensi pencarian dibawah ini.

A. Kueri Informasi

Umumnya intensi pencarian informasi berniat untuk mencari berbagai sumber terpercaya yang bisa dijadikan rujukan berita yang ingin diketahui. Misalkan berita mengenai produk smartphone terbaru ditahun 2020. Secara garis besar, pengguna ingin mengetahui daftar smartphone terbaru di tahun 2020. Lalu informasi apa saja yang di harapkan oleh pengguna? biasanya berupa konten atau berita yang tidak mengarah pada niat bertransaksi, mencari jawaban yang cepat atau deskripsi suatu informasi.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa kueri informasi bertujuan untuk mendapatkan jawaban yang paling lengkap, akibatnya interaksi dengan konten Anda tidak akan lebih dari membaca dan klik pada halaman tersebut.

Kesimpulannya :

  • Peluang yang diharapkan : impresi positif terhadap Brand dari situs Anda melalui beberapa informasi seperti profil perusahaan, produk, dll; menarik lebih banyak inbound link; Mendapatkan perhatian dari jurnalis/pengguna internet; Berpotensi untuk konversi traffic menjadi pelanggan atau pembelian.
  • Nilai Intensi : Rata-rata

B. Kueri Navigasi

Kueri navigasi cendrung berniat untuk berselancar (surfing) secara langsung ke situs tertentu. Beberapa kasus, banyak pengguna yang mungkin tidak tahu alamat situs yang ingin di jangkau sehingga memerlukan mesin pencari untuk bernavigasi. Contohnya adalah mencari halaman harga, profil perusahaan, atau halaman untuk masuk ke akun pribadi.

Kesimpulannya :

  • Peluang yang diharapkan : Mendapatkan tambahan traffc dari investigasi pencarian; Menarik pengguna kembali yang pernah mengunjungi halaman situs.
  • Nilai Intensi : Umumnya Rendah

C. Kueri Transaksi

Niat transaksi tidak hanya bicara tentang niat pengguna untuk membeli suatu produk saja. Sebagai contoh mendaftar ke suatu website untuk mendapatkan Free Trial juga bisa dibilang sebagai intensi transaksi.

Kesimpulannya :

  • Peluang yang diharapkan : Menghasilkan penjualan dan pendapatan tambahan; tindakan yang di inginkan seperti mengisi form pendaftaran.
  • Nilai Intensi : Sangat Tinggi

D. Investigasi Komersial atau perbandingan (Commercial Investigation Queries)

Umumnya pengguna mencari sebuah cerita menarik yang membahas perbandingan suatu brand, produk atau informasi tertentu. Namun marketer juga harus dapat membedakan niat pencarian dari pengguna yang hanya melakukan riset atau perbandingan komersial. Sebagai contoh, pengguna ingin mencari smartphone terbaik dengan membandingkan beberapa produk pesaing dengan spesifikasi yang sama. Setelah menemukan konten yang di inginkan, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa marketer membuat CTA (Call to Action) atau mengarahkan pengguna untuk melakukan suatu tindakan tertentu sesuai dengan target yang di inginkan.

Kesimpulannya :

  • Peluang yang diharapkan : Dikonversi untuk mendaftar/berlangganan menjadi member; Mempengaruhi keputusan pembelian; Mengumpulkan email; Mendapatkan tanggapan atau interaksi dengan pembaca.
  • Nilai Intensi : Tinggi

Relevansi

Relevansi berarti konten yang ditampilkan harus sesuai dengan kata kunci tersebut. Google sangat membenci kecurangan yang dilakukan untuk memanipulasi ranking di hasil pencarian. Maka bagi seorang konten marketer wajib untuk membuat konten yang sesuai dengan apa yang di inginkan oleh pengguna internet.

Manfaatkan Beberapa Tools Keyword Research Gratis

Banyak sekali platform online saat ini yang dapat mendukung para marketer dalam memilih keyword yang tepat. Beberapa tools berbayar terkenal seperti Moz, Ahref, Serangkin dsb. Namun bagi pemula, Anda pun dapat menggunakan beberapa tools gratis berikut ini agar dapat mendapatkan analisis yang akurat.

A. Google Keyword Planner

Google Keyword Planner dapat digunakan untuk mencari informasi berupa daftar kata kunci yang paling sering gunakan untuk iklan di mesin pencari Google. Dari fungsinya sendiri memang tidak berpengaruh secara langsung dengan SEO, tetapi dengan analisis menggunakan tools ini. Maka diharapkan Anda mendapatkan gambaran tentang kata kunci apa saja yang mungkin banyak di iklankan karena mungkin mereka tidak bisa bersaing di SEO.

Google Keyword Planner juga dilengkapi dengan berbagai analisa data seperti pencarian rata-rata perbulan, tingkat kompetisi, biaya CPC, dan saran kata kunci serupa dengan kata kunci utama. Cek video dibawah ini agar memahami bagaimana caranya menggunakan Google Keyword Planner.

 

B. Ubersuggest

Ubersuggest -Victo Glend

Ubersuggest merupakan salah satu jajaran tools keyword research gratis terbaik yang tidak boleh dilewatkan.  Fitur yang ditawarkan mirip dengan Google Keyword Planner namun kelebihannya adalah Overview performa domain, laporan efektivitas SEO per halaman, rekomendasi keywords, ide-ide konten, dan data backlink. Kemudian user-interface yang lebih friendly dan lebih intuitif sehingga lebih nyaman digunakan oleh para marketer pemula.

 

C. Keywordtool.io

keyword-tool-io-victo-glend

Tools gratis ini biasa digunakan untuk menargetkan long-tail keyword SEO. Keywordtool.io biasa memberikan saran kata kunci yang lebih panjang sehingga lebih tertarget dan tersegmentasi. Kenapa tools ini juga wajib untuk digunakan bagi pemula? pada dasarnya untuk menaikkan traffic website, Anda perlu menargetkan kata kunci long-term karena memiliki persaingan yang rendah dan ranking yang jauh lebih tinggi. Tools gratis ini juga sudah cukup lengkap dengan fitur medium mesin pencari yang banyak seperti Yahoo, google, Yy8outube, Amazon, eBay, dll. Kemudian pilihan basaha dan lokasi yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan, misalkan saya mencari istilah bahasa inggris dimana menargetkan hasil pencarian di negara Indonesia maka yang perlu saya lakukan adalah mengerikan kata kunci di kolom pencarian kemudian memilih lokasi dan bahasa. Setelah itu Keywordtool.io akan menampilkan beberapa saran kata kunci yang paling sesuai dengan yang Anda cari.

 

D. Ahref Keyword Generator

victo glend Ahref keyword generator

Keyword Generator juga dapat digunakan untuk mencari long-term keyword dengan menampilkan juga jumlah rata-rata pencarian perbulan. Misalkan saya menulis keyword research maka akan muncul 150 saran kata kunci yang paling sering dicari oleh para pengguna setiap bulannya. Cara penggunaannya cukup sederhana, jadi Anda cukup menuliskan kata kunci utama yang ingin di analisa. Kemudian Ahref akan menampilkan beberapa hasil berikut dengan analisa KD (Keyword Dificulties/Tingkat Kesulitan), Volume (rata-rata hasil pencarian perbulan), dan Update (data volume tersebut terakhir diupdate).

 

E. Google Trend

google trend victo glend

Google trend pada umumnya digunakan untuk melihat seberapa tinggi trend pencarian dari kata kunci tertentu disuatu wilayah selama satu tahun. Tools ini sangat berguna untuk mendapatkan analisa yang lebih mendalam jika tools yang Anda miliki tidak memiliki data Volume pencarian bulanan. Cara menggunakannya juga cukup sederhana sekali yaitu dengan hanya mengetikan kata kunci yang ingin analisa kemudian dapat menambahkan kata kunci lainnya yang ingin dibandingkan.

 

F. KWFinder

kwfinder victo glend

KWFinder merupakan salah satu tool riset kata kunci yang ditujukan bagi para pemula yang mungkin tidak memiliki dasar pengalaman yang kuat dalam melakukan analisa kata kunci. Menurut KWFinder, agar dapat menempati rank bagus di hasil pencarian, Anda hanya perlu menargetkan kata kunci yang pas. Tepatnya kata kunci yang persaingannya rendah sekaligus volume pencariannya tinggi. Cara penggunaannya memang tergolong sama saja dengan tools lainnya yang kami list di sini, tetapi mungkin dengan tampilan user-interface yang lebih mudah dipahami juga.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *